Innalillahi wa inna ilaihi roji’un.
Berpulang ke rahmatullah, saudara, sahabat, teman, kawan. Desman, kelahiran Padang, Sumatera Barat 1 Desember 3,5 dekade yang lalu.

Get the whole story
Popularity: 66% [?]
Innalillahi wa inna ilaihi roji’un.
Berpulang ke rahmatullah, saudara, sahabat, teman, kawan. Desman, kelahiran Padang, Sumatera Barat 1 Desember 3,5 dekade yang lalu.

Get the whole story
Popularity: 66% [?]
Friends from : SDN Gatot Subroto II, SMPN 14 Bandung, SMAN 5 Bandung, FE Universitas Padjadjaran.
Just receive an e-mail from a friend whom forward the mail from another friend of us.
Another sad news.
Get the whole story
Popularity: 50% [?]
from : http://www.quizbox.com/personality/test82.aspx
Your view on yourself:
You are down-to-earth and people like you because you are so straightforward. You are an efficient problem solver because you will listen to both sides of an argument before making a decision that usually appeals to both parties.
The type of girlfriend/boyfriend you are looking for:
You are a true romantic. When you are in love, you will do anything and everything to keep your love true.
Your readiness to commit to a relationship:
You prefer to get to know a person very well before deciding whether you will commit to the relationship.
Get the whole story
Popularity: 15% [?]
Jadi ingat, terakhir kali ke sana tahun 1996, berarti sudah hampir 13 tahun yang lalu. Itu pun tidak sempat menjelajahi banyak tempat di kota yang istimewa itu. Mungkin karena cape setelah jalan beberapa hari dari pantai di kawasan Cilacap hingga pantai Parangtritis di selatan Yogya.
Minggu lalu, karena ada undangan untuk sosialisasi pengisian pelaporan survey dan pengeboran dari BPMigas, akhirnya aku berangkat lagi ke kota yang “unik” ini. Ga tanggung-tanggung, 1 minggu full…
Yogya, ga banyak berubah. Malioboro masih tidak berubah, kecuali tambahan halte “trans jogja” yang menjadi pilihan transportasi umum yang cukup nyaman bagi masyarakat maupun pendatang. Kraton dengan acara “Sekaten” yang juga tidak berbeda jauh dengan 13 tahun lalu aku datangi, meski bedanya kali ini aku hanya lewat dan… sore hari.
Get the whole story
Popularity: 30% [?]
hahah!!!!
aku merindukan kematian….
Get the whole story
Popularity: 9% [?]
Terinspirasi oleh tulisan seorang teman di note facebooknya.
Ada sebuah masa, dimana dalam rentang tersebut ada hal-hal yang ingin sekali aku lupakan. Bukan hanya karena kejadian yang tidak mengenakkan yang terjadi di rentang tersebut, tapi lebih dikarenakan aku, yang tak selamanya menjadi manusia baik -bahkan sampai saat ini pun masih saja belum bisa sebaik yang diharapkan- meski aku selalu berusaha, yang -meminjam kata-kata- trauma dengan apa yang tidak sesuai dengan segala harapanku di sana, bisa jadi masalah sebenarnya memang ada pada diriku.
Melupakan satu hal -sebagai akar dari hal-hal lain yang terkait- dalam satu masa tersebut membawa dampak yang besar. Satu yang terburuk mungkin adalah karena semua hal dalam masa tersebut menjadi daerah abu-abu dalam ingatanku, karena hampir semua yang terjadi di sana terlupakan begitu saja. Tampak tidak ada satupun hal yang menyenangkan. Karena yang ada dalam otakku hanyalah ingin lupa.
Kala pada akhirnya aku bertemu dan berbicara -tentu saja bercerita- kembali dengan -sebutlah- “aktor-aktor” yang berada dalam masa itu, sedikit banyak aku tersadarkan bahwa masih ada -bahkan banyak- kejadian yang tidak buruk, bahkan menyenangkan, padahal sebelumnya aku benar-benar tidak ingat. Dan aktor tersebut telah mencoba kembali mengingatkan aku. Dan belakangan, aku mencoba mencari kembali ingatan-ingatan yang berada dalam wilayah abu-abu tersebut. Tak mudah untuk mengembalikannya, karena secara tidak sadar ingatan-ingatan tersebut banyak yang sudah terkunci karena kebebalan otak yang sudah memaksa jaringan syaraf otak untuk melupakan semuanya.
Satu hal yang cukup jelas, tidak mungkin mengorek hanya bagian kesenangan saja dari wilayah tersebut tanpa membawa kembali pula ingatan-ingatan yang justru ingin dilupakan. Tapi, kesadaran akan hal-hal yang menyenangkan untuk diingat tersebut membuatku sedikit tak peduli bila bagian yang sengaja dilupakan itu kembali muncul.
Dan -andai boleh disebut- trauma itu pun kembali memenuhi otak, pikiran, dan hatiku. Padahal sebelumnya semua sudah terlupakan.
Tak ada yang berubah, diingat atau dilupakan, semua memang ada dalam rentang masa tersebut. Dan meski tak lagi aku harap daerah abu-abu itu terulang lagi, tak akan ada yang bisa menjamin hal itu.
toh semua berulang,
l’histoire se répète toujours.
Popularity: 8% [?]
Lately, sleeping is not an easy thing to get. At least for me. I think it is very expensive nowadays, isn’t it?
The weather are best, sometimes rainy, sometimes warm. So, for the one who stays in a room without an air conditioner in a city which has a daily temperature 24-30 (Celsius) on these days (higher in the other season), will be a great time to get some sleep, and even hiding in my blanket in the morning.
But, I just couldn’t afford to have some sleep. Usually, I just lay down on my bed and tried to get it, but then I realize that I’ve already tried to get some of if for more then 2 hours. and I think I already wasting my time.
Woke up in the very early morning are things that happened everyday if I could sleep… and then I will not closed my eyes again until the next evening. huh!
And if I couldn’t get sleep at all, I will only sit, listen to tiny sound of musics from Cle’s notebook, having some (or too many) nicotine and caffeine… and then I’ll meet the morning. welcome to the next work day without a rest.
and that time I will realize… “damn!!! I didn’t sleep again last nite, ahh.. another day with flying brain…”,
or… “arghhh… already morning? F*ck!!! why???”, or at least i will say… “good morning erik, have a nice day and wish you will have a good sleep on the next evening”.
well… what can I do? I do not know yet….
just trying to get some sleep… no wonder my body got very down… but nope, this ain’t an insomnia yet. still far from it.
Popularity: 12% [?]
Tuhan…
mengapa di saat aku mulai kembali percaya padaMu, kembali Kau sesatkan aku?
atau aku yang tersesat?
Tuhan..
mengapa di saat aku serahkan semua kepadaMu, kembali Kau tinggalkan aku?
atau aku yang meninggalkanMu?
Tuhan..
mengapa di saat aku merasa Kau berikan satu hal untukku, kembali aku merasa Kau ambil kembali ia?
atau aku yang menyiakannya?
Tuhan..
mengapa di saat aku melihat kemurahanMu memberi, kembali Kau gunakan egoMu?
atau aku yang terlalu egois?
Tuhan..
mengapa saat aku mencoba yang terbaik yang aku bisa, Kau hapus satu per satu nikmatMu?
atau aku yang tidak pintar bersyukur?
Tuhan..
begitu bencinyakah Kau padaku, hingga tak kunjung berhenti Kau kirim ujian?
atau Kau begitu mencintaiku?
Tuhan..
tak lagi aku penah meminta lebih. tak lagi pernah aku meminta banyak. aku penuh dengan kotoran. aku berlumur lumpur dosa dan kesalahan yang tak terhitung jumlahnya.
Hanya sedikit saja kuminta dariMu kali ini. permudah jalanku dengan Cle.
atau memang Kau tunjukkan bahwa ia bukan untukku?
dan Kau tunjukkan bahwa aku memang tak dicipta untuk siapapun seperti selama ini Kau tunjukkan padaku?
Popularity: 13% [?]